Ini adalah kenyataan 'pahit' yang harus kita sadari...berbeda dengan apa yang kita bayangkan sewaktu dibangku kuliah, maupun apa yang kita harapkan dari para 'arsitek selebritis' kelas dunia...
Pada dasarnya kita harus sadar bahwa tugas kita adalah:
Membantu membuatkan gambar untuk sang klien.
Klien lah:
Yang mempunyai proyek
Yang memiliki dana tersebut
Yang akan menggunakan proyek tersebut
Kita hanyalah berada di posisi yang 'membantu' yang 'meng-guide' rencana tersebut menjadi kenyataan, tidak lebih dari itu.
Argumentasinya adalah, kita sebagai arsitek, harus memiliki, say, ciri khas tersendiri, atau mempunyai filosofi desain sendiri. Hal ini tentu ada benarnya, namun, independensi sebagai arsiktek adalah 'given' oleh sang klien, bukan kita lah yang menentukannya. Beberapa dari klien (if you can get it, that's awesome!) memberikan keputusan sepenuhnya kepada kita, tentu selama dalam koridor dana dan waktu, bila itu yang terjadi dalam proyek kita, that's a good thing.
Intinya, jadilah arsitek yang bertanggung jawab, kepada sang pemilik proyek...
Tuesday, November 6, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment